perjalanan ke daerah sedulur sikep (Samin)

sabtu 21 mei 2011

berawal dari ingin tahu tentang lokasi daerah sedulur sikep (orang samin) dipati, saya berangkat dari rumah pagi menuju kerumah teman saya yang kebetulan daerahnya bersebelahan kecamatan dengan sedulur sikep, perjalanan saya awali dari rumah melewati kota pati, dari pati saya ambil jurusan ke selatan (purwodadi) melewati beberapa desa seperti karaban dan lain2 yang  kira2 butuh waktu tempuh 1/2 jam untuk mencapai kecamatan kayen dimana rumah teman saya berada, kemudian dari kayen rumah temen saya lanjutkan perjalanan sekita 10 menit atau – + 5 KM ke kecamatan sukolilo, dari sukolilo masuk kedalam sekitar 2 KM saya sudah sampai si desa baturejo, dimana sedulur sikep banyak tinggal disana.

baturejo adalah sebuah desa seperti desa pada umumnya didaerah pati, jalan masuk beraspal, banyak berlalu lalang kendaraan bermotor, ada pasar kecil, balai desa, sekolahan SD dll yang merupakan standart sebuah desa.

namun ada yang sedikit membedakannya adalah bentuk rumah sedulur sikep, dimana model rumahnya terbuat dari kayu, beralaskan tanah, ruang tamu yang menyatu dengan keluarga, dan didalamnya terdapat barang hasil panen, dan mungkin tidak ada pintunya (yg ini blm pasti) dan dibawah ini adalah contoh rumah tsb

dan satu yang disayangkan adalah pas disana saya tidak menjumpai salah satu pun sedulur sikep untuk diajak ngobrol, mungkin karena saat itu sekitar jam 10 dmn mereka kebanyakan masih bertani, sekedar saran bagi pembaca kl mau kesana sore hari mungkin lebih pas untuk bisa ketemu banyak sedulur sikep

Menjaga tali agar tidak putus

 

Kemarin siang pas makan dia berkata bahwa:

“Saat kita punya tali hendaknya jangan kita putus kemudian kita sambung kembali, karena akan terlihat tidak rapi..

Alangkah lebih baik kalau kita jaga selalu agar tidak sampai putus, kita kuatkan tali itu agar semakin kuat dalam menghadapi terpaan yang mencoba membuatnya putus…”

 

 

 

Tabungan Kebaikan

Sebuah toleransi kesalahan itu akan sangat mudah kita berikan kepada seseorang tatkala orang tersebut sdh mempunyai tabungan kebaikan yang banyak terhadap kita, kita akan dengan gampangnya memberikan subsidi untuk kesalahannya karena tabungan kebaikannya sdh banyak kepada kita, akan tetapi jika seseorang yang tabungan kebaikannya hanya sedikit kepada kita melakukan kesalahan, tentunya tindakan yang kita ambil akan berbeda dengan pemilik tabungan kebaikan sebelumnya, mungkin tidak ada toleransi, mungkin juga ada toleransi tetapi minta jaminan karena sebegitu sedikit atau bahkan tidak punyanya dia tabungan kebaikan kepada kita.

Kenangan di Awal Semester

Kemaren… setelah cukup lama akhirnya aku melihat-lihat lg file album foto yg ada di komp, foto-foto semester awal kami yang penuh kenangan…

DSCN1213

Kangen rasannya kumpul mereka lagi, dengan kebersamaan, canda tawa, saling ejek yang kadang sampai membuat salah satu dari kami sakit hati. Ya itulah kami, sekumpulan manusia yang mengklaim dirinya masih muda, yang kadang keterlaluan dalam becanda. Bukan maksud dari kami untuk menyakiti hati salah satu diantara kami tapi lebih karena kedekatan kami yang membuat kami merasa tidak sungkan lagi untuk berkata terus terang atau bahkan mencela hal/ sifat negative yang kami miliki dengan ceplas ceplosnya.

Mengingat latar belakang dan karakter kami yang berbeda-beda, Continue reading ‘Kenangan di Awal Semester’

Tiba-tiba posting

Sudah lama banget aku gak posting, gak seperti bloger yg lainnya yg paling gak 1 bulan posting sekali, yach… itung2 untuk mengurutkan archives tiap bulan, gak kayak postingku yang satu ini (njeglek), terakhir posting bulan januari 2009, lha sekarang udah bulan april, lucu juga kalau di liat di archives blogku, gak urut, habis dari januari langsung ke april hehehe… februari sama maret kemana???. lebih parah lg kl dibandingin sama temen satu komunitasku di loenpia.net, namanya Satrio biasanya di panggil BANG SATrio, ada ada aja emang temen2 itu, atau nama ku yang belakangnya pake D bisa diganti T, jadinya aku dipanggil HIT kayak nama obat nyamuk, kl dibandingkan dengan postingan blognya satrio jauh banget perbedaannya, dia bisa posing sampai 3 kali sehari kayak minum obat (eh kayaknya lebih deh, bisa 5 kali dia posting dalam sehari) hehehe… kok jd bahas satrio, kl orangnya tau marah gak ya? tau ah… kayake nggak deh, sory ya sat!!!

gak tau knp? aku males aja untuk posting, selain aku ngrasa gak ada yang perlu tak posting juga mungkin aku yg lagi gak mood, banyak alasan yang buat aku gak mood untuk posting, selain kuliah yang gak kelar2, karena malas mengerjakan, juga karena sering luar kota, satu bulan di bali, 3 bulan di semarang trs nanti disurabaya, dan sekarang, saat aku posting ini aku lg disurabaya, banyak kendala yang buat kuliahku jadi terbengkelai tp sebenarnya itu bukan alasan aku untuk tidak segera lulus, karena aku juga tau kl aku tidak boleh membiarkan masalah ini menjadi alasan, selain masalah pekerjaan ada juga masalah lain, masalah dengan adek sepupu yg tinggal serumah denganku, gak tau kenapa hub kita mulai renggang, gak seperti dulu lagi, gak tau penyebabnya apa dan salahku dimana… hingga masalah dengan si dia (red nta) yang hingga saat ini satus kami masih complicated (hah… kami??? aku aja kale, dia sih aku gak tau…)

sudah malam, kenapa aku tiba2 posting yang beginian ya??? tau lah…

*kebawa emosi*

TAMBAL BAN

ban

sepanjang jalan by pass ngurah rai sampai ke Jl. pratama tanjung benoa tempat tinggal saya selama dibali, saya tidak melihat yang namanya tambal ban, mungkin mata saya yang bermasalah atau memang demikian kenyataannya. tidak seperti didaerah2 lain yang kanan kiri banyak tempat tambal ban
sempat kwatir waktu pertama kali disana, kalau-kalau sampai terjadi kebocoran ban, mau ditambalkan dimana? bisa-bisa dorong sampai denpasar, itupun saya tidak tahu dimana tempat tambal bannya, tapi saya yakin kalau disana pasti ada, ya… masa sih, kota provinsi seperti denpasar tidak punya tukang tambal ban yang stay disana.

tapi setelah lama disana kekawatiran saya tidak terbukti dan semoga jangan terbukti, kalau sampai terbukti bisa niup ban setiap 10 meter sekali kalau tidak mau dorong sampai denpasar (ah… kelihatannya saya berlebihan!)

yang menjadi pertanyaan adalah kenapa selama 2 bulan kalau digabung dengan bulan kemarin keberadaan saya di bali tidak pernah mengalami insiden seperti yang saya kwatirkan, apakah ban motor yang saya pakai selama disana kwalitas bagus, ah gak juga…, saya bisa mengatakan ban motor saya yang disemarang lebih bagus, tapi anehnya ban motor yang disemarang, yang notabene saya klaim lebih bagus kwalitasnya justru sering bocor ditengah jalan, sehingga saya harus mendorong sampai ke tempat tukang tambal ban, yah… untungnya tambal ban yang disemarang jaraknya berdekatan, jadi saya tidak perlu berkilo-kilo meter untuk mendorongnya.

sempat terfikir dalam benak saya apakah terlalu banyak tempat tambal ban malah membuat banyak kendaraan bocor bannya, bukan tanpa alasan mendiskreditkan mereka tukang tambal ban yang berjasa pada saya disaat ban saya bocor, tapi kenyataan sewaktu tinggal dibali saya tidak pernah mengalami peristiwa ban bocor dan hanya melihat sekali pengendara sepeda motor yang bannya gembos. tidak seperti disemarang atau mungkin didaerah lain, yang dalam 1 minggu paling tidak saya melihat 1 pengendara mendorong kendaraan karena ban bocor atau mungkin 1 bulan sekali saya yang mengalaminya sendiri.

tapi terlepas dari prasangka buruk saya tentang itu semua dan semoga saya salah dalam berasumsi, saya tetap berterimakasih kepada mereka (red- tukang tambal ban)

STOP…!!! sampai disini, setelah menyelesaikan tulisan diatas, dari mulai huruf “s” s/d tanda”)” yang pada saat itu merupakan hari-hari terakhir masa tugas saya dibali, sehari sebelum saya kembali kesemarang saya menghabiskan waktu berjalan-jalan seharian dan saat hendak pulang saya mengalami kebocoran ban yang pertama, yang mengakibatkan saya batal untuk menerbitkan postingan diatas, hingga akhirnya baru sekarang saya terbitkan dengan imbuhan statement bahwa tulisan saya diatas ternyata tidak sepenuhnya benar, bahwa ternyata pada saat dibali saya juga mengalami kebocoran ban.

Soto Ceker

soto

15 des 2008

jika anda berada dibali, tepatnya didaerah legian, cobalah makanan yang berbeda dari biasanya. dijalan raya kuta, kl dari bandara Ngurah Rai tepatnya setelah perempatan (tidak tau namanya, pokoknya yg kalau kekiri menuju pantai kuta) dan masih satu jalur dengan toko joger, disana terdapat warung soto ceker, dengan menu andalan soto ceker juga tentunya. warung buka dr jam 21.00 wita dan berakhir sampai habis, kira2 jam 22.30 (sdh ludes)

soto yang berbeda dari biasanya, enak dan nikmat, karena didukung ceker ayam yg empuk serta rasanya yg khas, dan disajikan terpisah antara kuah soto + ceker dengan nasinya, soto + ceker ditempatkan di mangkok, sementara nasinya dipiring, kombinasi dari kuah soto + ceker yg empuk dan nasi putih ini memang susah untuk diungkapkan dengan kata-kata kenikmatannya.

malam itu setelah lelah seharian bekerja (ngecek kabel di room lovina pada novotel  benoa) dan ditambah banyak yang tidak konek, sehingga mengakibatkan kerja extra.
saya bersama febri dan pak Bambang memutuskan untuk makan yang berbeda dari menu biasanya, akhirnya dengan usul pak bambang kita deal untuk makan di daerah legian kuta yaitu soto ceker tsb.

berbekal mobil pinjaman dari novotel yg merupakan fasilitas pak bambang, kita bertiga meluncur ditengahnya malam, menyusuri jalan dari tanjung benoa menuju legian kuta, perjlanan sekitar 1/2 jam, sampai dilokasi soto ceker belum buka, akhirnya kita muter2 dilegian kuta dulu, hingga akhirnya kita kembali ke lokasi warung soto ceker, dan ternyata sudah buka dgn antrean yg cukup panjang, karena jumlah pembeli yg terlalu banyak, akhinya kita pun cuma dapat tempat duduk agak jauh dari warung tp demi soto ceker yang ini kamipun rela berada jauh dari warung dan hanya duduk dikursi plastik dan tidak ada meja untuk menaruh soto, setelah menunggu cukup lama akhirnya menu yang kita nanti2kan datang, tanpa basa basi langsung kita sikat. mmmm enak sekali rasanya, sayang malam itu saya kenyang jd tdk bisa nambah seperti pak bambang yg nambah nasi dan febri yang nambah dua-duanya yaitu nasi sama sotonya, dasar karung lu feb… hehehe…
setelah kenyang kita pun cabut dan langsung meluncur pulang, dengan rasa kenyang dan masih terasa kenikmatan soto ceker itu saya pun langsung buat tulisan ini dan akhirnya saya ngantuk, selanjutnya tertidur… zzzzzttt….

Buku Skenario Gie

Selasa 2 des 2008,

Naskah skenario GIE yang dipinjamkan Dhika, temen satu komunitasku di Loenpia.net sudah selesai kubaca

Sedikit berbeda dengan yang difilm walaupun itu adalah naskah skenarionya, imajinasiku berbeda dengan filmnya yang pernah aku tonton, sosok GIE tidak aku bayangkan nicholas saputra, sosok shinta juga bukan wulan guritno dan ira juga bukan sita nursanti

Imajinasiku dalam buku ini lebih sederhana, tidak kubayangkan sosok ganteng dan cantik seperti yang ada di film, itu karena menurutku poin yang ada dalam buku skenario ini adalah konsistensi sebuah idealisme bukan roman percintaan

soe-hok-gie

Sosok gie yang ada dalam imajunasiku adalah Continue reading ‘Buku Skenario Gie’

Selamat hari blogger

Dewasa ini banyak bermunculan tukang blog alias blogger diindonesia, mulai dari remaja sampai orang tua, tujuan mereke bervariasi, ada yang dipakai untuk bisnis, biasanya untuk mengenalkan suatu produk ke konsumen lewat dunia maya. ada yang dipakai buat diary, buat kritik, opini dan lain-lain, bahkan ada yang campuran, yang memuat semua / sebagian kategori blog tadi, tetapi ada juga yang tidak jelas untuk apa dia buat, seperti blogku! (eh…! kok buka aib sendiri ya?) tapi gak apalah, berawal dari blog yang tidak jelas tujuannya ini semoga menjadi blog yang mempunyai tujuan terarah dan berada dalam rel yang benar serta bermanfaat bagi semua

akhirnya dari saya, pemilik blog yang belum jelas tujuannya ini mengucapkan selamat hari blogger nasional

sukses selalu dan maju terus blogger-blogger Indonesia

Postingan toekang loenpia dalam rangka Hari Blog Nasional:

1. Sejarah blog boku baka
2. Sumpah pemuda masihkah ada
3. Me as blogger
4. Apakah ngeblog itu susah?!?
5. Pantai Glagah
6. Sejarah berdirinya tugu muda
7. Lagi ketagihan dengerin toto
8. Hari blogger nasional
9. Go blog or goblog
10. Sehari setelah hari jum’at
11. Jum’at sibuks tapi menyenangkan
12. Well teman teman berhubung kesepakatan
13. Korupsi tetap jalan
14. Blogger’s day
15. Postingan yang tertunda dan papercraft pertama
16. Doyan kaliyan tiyang ngganteng
17. My first assigment after correction
18. Happy blog day
19. Whoa sudah 5 tahun nge-blog
20. Berbuatlah dengan hati
21. Pertanyaan kejam untuk blog
22. Out of the box
23. Bicara cinta
24. Mengajar dan belajar blog
25. Penjara ala escoret
26. Blog: menjembatani dua dunia
27. Sekelumit logging while drilling
28. Hari ini
29. Blog, Informasi, reformasi dan dunia yang datar
30. Kurasa hatiku
31. Awalnya untuk curhat, sekarang mesin penghasil uang
32. Look ma, the special one
33. Blog, blig, blug, blag
34. Blogger!!
35. Yang bener ngeblog atau ngeposting?!?
36. Pacaran yes sex bebas no
37. Selamat hari blogger
38. Hari blogger what?
39. I just blogged today
40. Just blog it
41. Sahabat

Buber or dinner…???

Minggu 28 sept 2008, tepatnya 2 hari sebelum lebaran

malam itu kita ber 7 yg terdiri dari aku, ari, ali, anjar, muktar, prie & wahyu mengadakan acara buber, sebenernya bukan buber!!! karena mulainya pukul 19.00, lebih tepatnya adalah dinner tapi karena rencana awal yg dipelopori oleh wahyu, temen kita yang paling cantik sendiri dan sekaligus merangkap sebagai pencetus ide, maka acara itu tetep saja di sebut buber, tapi apalah itu sebenernya gak penting, yang terpenting adalah Continue reading ‘Buber or dinner…???’

Next Page »



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.