Selasa 2 des 2008,
Naskah skenario GIE yang dipinjamkan Dhika, temen satu komunitasku di Loenpia.net sudah selesai kubaca
Sedikit berbeda dengan yang difilm walaupun itu adalah naskah skenarionya, imajinasiku berbeda dengan filmnya yang pernah aku tonton, sosok GIE tidak aku bayangkan nicholas saputra, sosok shinta juga bukan wulan guritno dan ira juga bukan sita nursanti
Imajinasiku dalam buku ini lebih sederhana, tidak kubayangkan sosok ganteng dan cantik seperti yang ada di film, itu karena menurutku poin yang ada dalam buku skenario ini adalah konsistensi sebuah idealisme bukan roman percintaan
Sosok gie yang ada dalam imajunasiku adalah seorang cina kecil yang tangguh, pemikir, penulis dan aktifis yang berani, mungkin karena aku sudah melihat foto Soe Hok Gie yang asli dan membaca cerita-cerita tentang dirinya dari teman-teman seperjuanganya dalam buku, atau mungkin karena filmnya sendiri sudah lama sekali waktu itu aku tonton, jadi dalam mengintervensi pemikiranku tidak begitu kuat untuk diarahkan ke sosok seperti yang ada dalam film
Dalam buku skenario ini tergambar bahwa gie adalah seorang yang memilih jalan hidup menjadi seorang “pemberontak” atas ketidak adilan. Dia sangat konsisten dengan apa yang diperjuangkannya, dengan mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat. banyak tulisan2 Gie dalam surat kabar yang lugas, cerdas dan berani, dia tidak takut dengan bahaya yang mengancam dirinya, padahal dia sangat tahu persis konsekwensinya dalam melakukan tindakan tersebut, pasti banyak yang akan memusuhinya, namun gie tidak pernah berhenti untuk mengkritisi
Namun sayang, diusianya yang ke 26 th Gie meninggal dunia karena terkena gas beracun saat melakukan pendakian ke gunung semeru








BRO…Congratulation telah menemukan buku kesukaanmu. Masalahnya aku juga suka lagu soundtracknya donna..donna and lagu yang kita dengar di lereng merapioleh team lain. please give url link yng bisa ku download. coba kunjungi blog ini…downloadnya gila2an gratis. http://software-nanono.blogspot.com
wah, iya, kalo baca bukunya ga pernah kebayang sosok nicholas saputra dkk..
aku malah membayangkan diriku sendiri yang gagah, cerdas dan berani…
wah jo km kepedean… PD (pekok dewe)
Wah, Gie yaa..
emang keren tuh!!
shei juga takjub dengan beliau
salam knal ya,,….
aku belom pernah baca buku nya…
Itu semua tergantung. Tergantung mana yang duluan dinikmati. Kalo duluan nonton pilemnya ya dijamin bakalan ngebayangin si NS. tapi kalo baca bukunya dulu, mungkin pas nonton pilemnya, ‘waaahhh kok si Gie jadi tampan yah ?’ jauh dari bayangan. He…
Ok Pren. Tampaknya kamu punya taste penilaian yang cukup tinggi. Tapi ngomong-ngomong tentang Soe Hok Gie, saya selalu termenung apabila di hadapkan oleh sosok-sosok manusia seperti Gie dengan segenap idealis dan keberaniannya. Yang ada di benak saya hanyalah, “Sayang…Kini, orang-orang seperti ini hanya ada dalam sejarah”. Selalu saja itu yang terbersit di benakku. Seandainya saja ada satu orang pemuda seperti Gie pada era Western Invasion sekarang ini di Indonesia, mungkin akan lain cerita yang terjadi di negeri ini. Sayang,zaman terlalu cepat berjalan. Sayang…selalu saja sayang…Salam kenal yah. Visit my blog: http://www.edwinvai.wordpress.com
Hmm… apakah buku yang dimaksud ‘Catatan Seorang Demonstan’?
maaf kalo salah
Haloo,
setelah baca postingan ini ….jadi pengen ke Bali
sukaaaa banget sama bali…everyday is a holiday ^_^
salam kenal
Cute Os