<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title> &#187; Renungan</title>
	<atom:link href="http://blogarif.wordpress.com/category/renungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogarif.wordpress.com</link>
	<description>Jalan kita masih panjang...</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Sep 2009 11:20:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='blogarif.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/37f83651852b3af4899a08a954adbf91?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title> &#187; Renungan</title>
		<link>http://blogarif.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://blogarif.wordpress.com/osd.xml" title="" />
		<item>
		<title>LENTERA JIWA</title>
		<link>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/lentera-jiwa/</link>
		<comments>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/lentera-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 08:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahid85</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogarif.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[LENTERA JIWA
source: http://www.kickandy.com// &#60;http://www.kickandy.com/&#62;
Why Andi F Noya (KickAndy) resigned fr Metrotv?
Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin
redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang
yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena pecah kongsi dengan Surya
Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak
menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=218&subd=blogarif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-size:x-small;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;">LENTERA JIWA<br />
source: </span></span><a rel="nofollow" href="http://www.kickandy.com/" target="_blank"><span style="font-size:x-small;font-family:Georgia;color:#1e66ae;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;color:#1e66ae;">http://www.kickandy.com//</span></span></a><span style="font-size:x-small;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;"> &lt;</span></span><a rel="nofollow" href="http://www.kickandy.com/" target="_blank"><span style="font-size:x-small;font-family:Georgia;color:#1e66ae;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;color:#1e66ae;">http://www.kickandy.com/</span></span></a><span style="font-size:x-small;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;">&gt;</span></span></p>
<p><a rel="nofollow" href="http://groups.yahoo.com/group/penulislepas/message/24476;_ylc=X3oDMTJyYWxsMjdvBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzI4MzI5MDYEZ3Jwc3BJZAMxNzA3MjM5MDQ3BG1zZ0lkAzI0NDc2BHNlYwNkbXNnBHNsawN2bXNnBHN0aW1lAzEyMTk5ODIxMzk-" target="_blank"><strong><span style="font-size:xx-small;font-family:Georgia;color:#1e66ae;"><span style="font-size:7.5pt;font-weight:bold;font-family:Georgia;color:#1e66ae;">Why Andi F Noya (KickAndy) resigned fr Metrotv?</span></span></strong></a></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;font-family:Georgia;">Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin<br />
redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang<br />
yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena pecah kongsi dengan <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Surya<br />
Paloh</span>, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi <span id="more-218"></span>yang tidak<br />
menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan power<br />
yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita,<br />
tiba-tiba saya mengundurkan diri.</span></span></p>
<p>Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan<br />
sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Saya</span> tidak mengambil peluang<br />
beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Sekolah<br />
Tinggi</span> Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang<br />
kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan<br />
diri dari Metro TV.</p>
<p>Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang saya<br />
kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa<br />
mengapa saya keluar dari Metro TV. <span style="color:blue;"><span style="color:blue;">Andy ibarat ikan di dalam kolam.<br />
Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Ikan</span><br />
tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar.</span></span></p>
<p>Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. Tapi, jujur saja, sejak<br />
lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV. Persisnya<br />
ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move My Cheese.Bagi<br />
Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka<br />
hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu<br />
selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan<br />
habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika<br />
keju di situ habis, dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain.<br />
Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begitu yakin sampai kiamat pun<br />
persediaan keju tidak akan pernah habis.</p>
<p>Singkat cerita, suatu hari keju habis. Kurcaci pertama mengajak<br />
sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat<br />
lain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya dipindahkan oleh<br />
seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Karena itu tidak<br />
perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. Maka dia<br />
memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang<br />
hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu dan menunggu<br />
sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi<br />
sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauh lebih banyak<br />
dibandingkan di tempat lama.</p>
<p>Pesan moral buku sederhana itu jelas:<span style="color:blue;"><span style="color:blue;"> jangan sekali-kali kita merasa<br />
nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi<br />
perubahan dan tantangan yang lebih besar. Mereka yang tidak mau berubah,<br />
dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu.</span></span></p>
<p>Setelah membaca buku itu, entah mengapa ada dorongan luar biasa yang<br />
menghentak-hentak di dalam dada. Ada  gairah yang luar biasa yang<br />
mendorong saya untuk keluar dari Metro TV. Keluar dari labirin yang<br />
selama ini membuat saya sangat nyaman karena setiap hari keju itu sudah<br />
tersedia di depan mata. Saya juga ingin mengikuti lentera jiwa saya.<br />
Memilih arah sesuai panggilan hati. Saya ingin berdiri sendiri.</p>
<p>Maka ketika mendengar sebuah lagu berjudul Lentera Hati yang dinyanyikan<br />
Nugie, hati saya melonjak-lonjak. Selain syair dan pesan yang ingin<br />
disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hati saya, sudah<br />
sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyak orang.<br />
Dalam perjalanan hidup saya, banyak saya jumpai orang-orang yang merasa<br />
tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Bahkan seorang kenalan saya, yang<br />
sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaan asuransi asing,<br />
mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Uang dan jabatan ternyata<br />
tidak membuatnya bahagia. Dia merasa lentera jiwanya ada di ajang<br />
pertunjukkan musik. Tetapi dia takut untuk melompat. Takut untuk memulai<br />
dari bawah. Dia merasa tidak siap jika kehidupan ekonominya yang sudah<br />
mapan berantakan. Maka dia menjalani sisa hidupnya dalam dilema itu. Dia<br />
tidak bahagia.</p>
<p>Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus, saya juga<br />
menemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang mereka<br />
tekuni sekarang. Ada  yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadi<br />
apa, ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyata<br />
putus juga) atau ada yang karena solider pada teman. Tetapi yang paling<br />
banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang &#8212; dan membuat mereka<br />
tidak bahagia &#8212; adalah karena mengikuti keinginan orangtua.</p>
<p>Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 dan Minggu 31 Agustus 2008),<br />
kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusan besar<br />
dalam hidup mereka. Ada Bara Patirajawane, anak diplomat dan lulusan<br />
Hubungan Internasional, yang pada satu titik mengambil keputusan drastis<br />
untuk berbelok arah dan menekuni dunia masak memasak. Dia memilih<br />
menjadi koki. Pekerjaan yang sangat dia sukai dan menghantarkannya<br />
sebagai salah satu pemandu acara masak-memasak di televisi dan kini<br />
memiliki restoran sendiri. Saya sangat bahagia dengan apa yang saya<br />
kerjakan saat ini, ujarnya. Padahal, orangtuanya menghendaki Bara<br />
mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat.</p>
<p>Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untuk<br />
menggeluti bidang animasi. Bidang yang menghantarkannya mendapat<br />
beasiswa dari British Council. Kini Adit bahkan membuka sekolah animasi.<br />
Padahal, ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercinta mereka<br />
mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter.Simak juga bagaimana Gde Prama<br />
memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamu dan jabatan<br />
komisaris di beberapa perusahaan. Konsultan manajemen dan penulis buku<br />
ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinya sendiri sebagai<br />
public speaker.</p>
<p>Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalam kehidupan<br />
yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyak yang tidak<br />
tahu bagaimana cara mencapainya.</p>
<p>Karena itu, beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang<br />
dicintainya. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat, begitu<br />
gembira dalam menikmati hidup. Bagi saya, bekerja itu seperti rekreasi.<br />
Gembira terus. Nggak ada capeknya, ujar Yon Koeswoyo, salah satu<br />
personal Koes Plus, saat bertemu saya di kantor majalah Rolling Stone.<br />
Dalam usianya menjelang 68 tahun, Yon tampak penuh enerji. Dinamis. Tak<br />
heran jika malam itu, saat pementasan Earthfest2008, Yon mampu<br />
melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Sungguh luar biasa. Semua karena<br />
saya mencintai pekerjaan saya. Musik adalah dunia saya. Cinta saya.<br />
Hidup saya, katanya.</p>
<p>Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya. Berbahagialah mereka<br />
yang sudah mencapai taraf bekerja adalah berekreasi. Sebab mereka sudah<br />
menemukan lentera jiwa mereka</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogarif.wordpress.com/218/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogarif.wordpress.com/218/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogarif.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogarif.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogarif.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogarif.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogarif.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogarif.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogarif.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogarif.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogarif.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogarif.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=218&subd=blogarif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/lentera-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/504b7940bb3bb799ec831ba6258b29ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wahid85</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERSAHABATAN</title>
		<link>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/persahabatan/</link>
		<comments>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/persahabatan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 08:46:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahid85</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogarif.wordpress.com/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[
PERSAHABATAN
Persahabatan itu seperti tangan dengan mata..
Saat tangan terluka, mata menangis&#8230;
Saat mata menangis, tangan menghapusnya..
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=212&subd=blogarif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/merapi3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-213" title="merapi3" src="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/merapi3.jpg?w=300&#038;h=229" alt="" width="300" height="229" /></a></p>
<p>PERSAHABATAN</p>
<p>Persahabatan itu seperti tangan dengan mata..<br />
Saat tangan terluka, mata menangis&#8230;<br />
Saat mata menangis, tangan menghapusnya..<span id="more-212"></span></p>
<p>Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.</p>
<p>Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.</p>
<p>Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan,didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.</p>
<p>Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.</p>
<p>Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.</p>
<p>Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.</p>
<p>Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.</p>
<p>Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.</p>
<p>Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain:<br />
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)<br />
2. Ketidakterbukaan<br />
3. Kehilangan kepercayaan<br />
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis<br />
5. Ketidak setiaan.</p>
<p>Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.</p>
<p>Renungkan:<br />
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.</p>
<p>&#8220;Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita.&#8221;</p>
<p>- Anonim -</p>
<p>Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda..??<br />
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai..??<br />
Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satu pun yang dapat anda berikan.??<br />
Merekalah sahabat-sahabat anda.<br />
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogarif.wordpress.com/212/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogarif.wordpress.com/212/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogarif.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogarif.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogarif.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogarif.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogarif.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogarif.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogarif.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogarif.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogarif.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogarif.wordpress.com/212/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=212&subd=blogarif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/persahabatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/504b7940bb3bb799ec831ba6258b29ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wahid85</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/merapi3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merapi3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEMANGKUK MIE</title>
		<link>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/semangkuk-mie/</link>
		<comments>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/semangkuk-mie/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 08:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahid85</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogarif.wordpress.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[  
Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati  sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=209&subd=blogarif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/ana2.jpeg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-210" title="ana2" src="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/ana2.jpeg?w=102&#038;h=96" alt="" width="102" height="96" /></a><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} span.yshortcuts 	{mso-style-name:yshortcuts;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p>Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati  sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.<span id="more-209"></span></p>
<p>Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata &#8220;Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?&#8221; &#8221; Ya, tetapi, aku tdk membawa uang&#8221; jawab Ana dengan malu-malu</p>
<p>&#8220;Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu&#8221; jawab si pemilik kedai. &#8220;Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu&#8221;.</p>
<p>Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. &#8220;Ada apa nona?&#8221; Tanya si pemilik kedai.<br />
&#8220;Tidak apa-apa&#8221; aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.</p>
<p>&#8220;Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi ! tetapi,? ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah&#8221; &#8220;Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri&#8221; katanya kepada pemilik kedai</p>
<p>Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata &#8220;Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya&#8221;</p>
<p>Ana, terhenyak mendengar hal tsb. &#8220;Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.</p>
<p>Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya. Begitu sampai di ambang <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;"><span class="yshortcuts">pintu rumah</span></span>, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah &#8220;Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang&#8221;. Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.</p>
<p>Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd org lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kpd org yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogarif.wordpress.com/209/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogarif.wordpress.com/209/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogarif.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogarif.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogarif.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogarif.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogarif.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogarif.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogarif.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogarif.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogarif.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogarif.wordpress.com/209/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=209&subd=blogarif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/semangkuk-mie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/504b7940bb3bb799ec831ba6258b29ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wahid85</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/ana2.jpeg?w=102" medium="image">
			<media:title type="html">ana2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Susahnya memahami wanita</title>
		<link>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/susahnya-memahami-wanita/</link>
		<comments>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/susahnya-memahami-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 08:10:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahid85</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogarif.wordpress.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[
Suatu malam, ketika sedang berjalan sepanjang pantai California ,
seorang pria menemukan lampu tua yang diletakkan di atas batu. Ketika
ia mengambil dan menggosoknya, seorang Jin mendadak muncul.
&#8220;Baik, cukup sudah!&#8221; bentak Jin itu. &#8220;Ini keempat kalinya dalam bulan
ini orang menggangguku! Aku begitu marah sampai aku hanya akan
memberimu satu permintaan bukannya tiga! Jadi ayolah, ayo! Katakan apa
yang kau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=203&subd=blogarif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><a href="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/wanita.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-204 aligncenter" title="wanita" src="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/wanita.jpg?w=77&#038;h=96" alt="" width="77" height="96" /></a></p>
<p style="text-align:left;">Suatu malam, ketika sedang berjalan sepanjang pantai California ,<br />
seorang pria menemukan lampu tua yang diletakkan di atas batu. Ketika<br />
ia mengambil dan menggosoknya, seorang Jin mendadak muncul.<span id="more-203"></span><br />
&#8220;Baik, cukup sudah!&#8221; bentak Jin itu. &#8220;Ini keempat kalinya dalam bulan<br />
ini orang menggangguku! Aku begitu marah sampai aku hanya akan<br />
memberimu satu permintaan bukannya tiga! Jadi ayolah, ayo! Katakan apa<br />
yang kau inginkan, dan jangan membuang waktuku seharian!.&#8221;<br />
Orang itu berpikir cepat, kemudian berkata,  &#8220;Yah, aku selalu bermimpi<br />
pergi ke Hawaii , tetapi aku takut terbang dan aku cenderung mabuk laut<br />
di atas kapal. Bagaimana kalau kau buatkan aku jembatan ke Hawaii ?<br />
Dengan begitu, aku bisa naik mobil ke sana .&#8221;<br />
Jin itu tertawa. &#8220;Jembatan ke Hawaii ?! Kau pasti bercanda? Bagaimana<br />
aku bisa mendapat penyangga yang sampai ke dasar samudera? Itu<br />
membutuhkan terlalu banyak baja, dan sangat terlalu banyak beton! itu<br />
sama sekali tidak bisa dilakukan! Pikirkan permintaan lain!&#8221; Kecewa,<br />
pria itu berusaha keras untuk memikirkan permintaan lain.<br />
Akhirnya ia berkata, &#8220;Baiklah, aku punya keinginan lain. Semua wanita<br />
dalam hidupku berkata aku tidak peka. Aku berusaha dan berusaha untuk<br />
menyenangkan mereka, tetapi tidak ada yang berhasil. Aku tidak tahu di<br />
mana kesalahanku. Satu permintaanku adalah untuk mengerti wanita&#8230;.<br />
tahu bagaimana sebenarnya perasaan mereka ketika mereka membisu<br />
padaku&#8230; tahu mengapa mereka menangis &#8230; tahu apa yang mereka<br />
inginkan ketika mereka tidak memberitahu aku apa yang sebenarnya<br />
mereka inginkan&#8230; aku ingin tahu apa yang membuat mereka benar¡¦bahagia. &#8220;<br />
Sunyi sejenak, kemudian Jin itu berkata, &#8220;Kau mau jembatan itu<br />
berjalur dua atau empat?&#8221;<br />
MORAL CERITA:<br />
benarkah wanita begitu rumit untuk dipahami?</p>
<p>source: milis email apkomindo jateng</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogarif.wordpress.com/203/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogarif.wordpress.com/203/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogarif.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogarif.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogarif.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogarif.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogarif.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogarif.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogarif.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogarif.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogarif.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogarif.wordpress.com/203/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=203&subd=blogarif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/susahnya-memahami-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/504b7940bb3bb799ec831ba6258b29ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wahid85</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/wanita.jpg?w=77" medium="image">
			<media:title type="html">wanita</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kejujuran yang menyelamatkan jiwa</title>
		<link>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/kejujuran-yang-menyelamatkan-jiwa/</link>
		<comments>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/kejujuran-yang-menyelamatkan-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 08:03:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahid85</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogarif.wordpress.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Disuatu desa terpencil dipinggiran kota , tinggalah seorang anak laki-laki bersama 6 saudaranya, kehidupan keluarga ini terlihat sangatlah sederhana, orang tuanya hanya seorang buruh tani, kakak dan adiknya semua masih bersekolah sementara ibunya hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi keluarga. Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah , ia pergi kepasar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=199&subd=blogarif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Disuatu desa terpencil dipinggiran kota , tinggalah seorang anak laki-laki bersama 6 saudaranya, kehidupan keluarga ini terlihat sangatlah sederhana, orang tuanya hanya seorang buruh tani, kakak dan adiknya semua masih bersekolah sementara ibunya hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi keluarga. Untuk <span id="more-199"></span>membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah , ia pergi kepasar untuk berjualan asongan.<br />
Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar , terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar.<br />
Tampak diraut wajahnya rasa iba dan bukan kegembiraan, ia tampak kebinggungan, karena ia yakin uang ini pasti ada yang memilikinya , pada saat itu juga anak ini langsung berinisiatif untuk mencari sipemilik bungkusan tersebut, sambil mencari-cari sipemiliknya, tiba-tiba seorang ibu dengan ditemani seorang satpam datang dengan berlinang air mata menghampiri anak kecil itu , lalu ibu ini berkata “dek, bungkusan itu milik ibu, isi bungkusan itu adalah uang”.<br />
Uang untuk biaya rumah sakit,karena anak ibu baru saja mengalami kecelakan korban tabrak lari, saat ini anak ibu dalam keadaan kritis dan harus cepat dioperasi karena terjadi pendarahan otak, kalau tidak cepat ditangani ibu khawatir jiwa anak ibu tidak akan tertolong.<br />
Pagi ini ibu baru saja menjual semua harta yang ibu miliki untuk biaya rumah sakit, Ibu sangat membutuhkan uang ini untuk menyelamatkan jiwa anak ibu.<br />
Lalu anak kecil tersebut berkata,” benar bu, aku sedang mencari pemilik bungkusan ini, karena aku yakin pemilik bungkusan ini sangat membutuhkan. “Ini bu !, milik ibu”. setelah itu anak kecil tersebut langsung berlari pulang , sesampai dirumah ia ceritakan semua kejadian yang baru saja dialami kepada Ibu nya.<br />
Lalu ibunya berkata , “ Benar anak ku ! “, kamu tidak boleh mengambil barang milik orang lain, walau pun itu dijalanan , karena barang itu bukan milik kita. Ibu sangat bangga pada mu nak, walau pun kita miskin , namun kamu KAYA dengan KEBAIKAN dan KEJUJURAN.<br />
Untuk apa kita memiliki kekayaan yang melimpah, sementara kita harus mengorbankan nyawa orang lain . “Kamu sungguh anak yang baik nak” , ibu sangat bersyukur mempunyai anak seperti mu.<br />
Hari ini ibu percaya, kamu sudah menyelamatkan satu jiwa melalui kebaikan dan kejujuran mu, kamu harus jaga terus kejujuranmu , karena kejujuran dapat menyelamatkan banyak orang dan kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana . “Apa yang bukan milik kita, pantang untuk kita ambil”.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogarif.wordpress.com/199/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogarif.wordpress.com/199/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogarif.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogarif.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogarif.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogarif.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogarif.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogarif.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogarif.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogarif.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogarif.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogarif.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=199&subd=blogarif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/kejujuran-yang-menyelamatkan-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/504b7940bb3bb799ec831ba6258b29ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wahid85</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AMD VS INTEL</title>
		<link>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/191/</link>
		<comments>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/191/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 07:41:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahid85</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogarif.wordpress.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[ Tidak bisa dipungkiri, persaingan pasar prosesor akhir-akhir kian memanas dengan dua kubu sebagai pemain utama persaingan, yaitu Intel yang telah lama mendominasi pasar dan AMD yang baru-baru ini banyak meluncurkan produk yang unjuk kerjanya cukup mengancam dominasi Intel.
Tanpa memihak pada Intel maupun AMD, dan membiarkan Anda mengerti sebagai konsumen, persaingan keras kedua perusahaan ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=191&subd=blogarif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/amdvsintel3.jpeg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-190" title="amdvsintel3" src="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/amdvsintel3.jpeg?w=127&#038;h=96" alt="" width="127" height="96" /></a> Tidak bisa dipungkiri, persaingan pasar prosesor akhir-akhir kian memanas dengan dua kubu sebagai pemain utama persaingan, yaitu Intel yang telah lama mendominasi pasar dan AMD yang baru-baru ini banyak meluncurkan produk yang unjuk kerjanya cukup mengancam dominasi Intel.<br />
Tanpa memihak <span id="more-191"></span>pada Intel maupun AMD, dan membiarkan Anda mengerti sebagai konsumen, persaingan keras kedua perusahaan ini untuk mendominasi pasar dari musim ke musim berikutnya tidak selalu membuat produk dari perusahaan yang satu menjadi lebih baik dari produk perusahaan yang lain, begitu pula sebaliknya.<br />
Sebenarnya akan lebih baik jika mempunyai pilihan ketiga, namun sayangnya semua teknologi terbaik dari Transmeta masih diperdebatkan keabsahan HAKI-nya. Masih saja tentang proses penghematan energi yang dianggap lebih penting pada setiap perbandingan unjuk kerja dari hari ke hari.<br />
Seperti yang kita ketahui sekarang, Intel mendominasi pasar prosesor, baik dari segi harga, unjuk kerja, dan tentu saja dari segi kepastian mutu. Tentu saja pendapat ini timbul tanpa memperhitungkan AMD didalamnya.<br />
Selama ini AMD telah lambat dalam menangani ‘kekakuan’ dalam pengembangan teknologinya, melesetnya tanggal peluncuran mungkin telah mengakibatkan AMD mati langkah dalam menghadapi pesaingnya, dan apapun hasilnya itu telah membuat AMD berhutang $5 Milyar kepada ATI di permulaan tahun ini.<br />
Chipset AMD 690G adalah salah satu contoh sukses yang terkenal, dan jika Intel telah mengajarkan kita segalanya, semua itu menyamaratakan jalan dominasi chipset di pasar PC. AMD tidak tertidur dalam perputaran roda teknologi prosesor. Mungkin banyak terlambat, tetapi tidak mati. Saat ini AMD telah menyiapkan sebuah prosesor tangguh yang dijuluki ‘K10’, dan sebuah prosesor perbaikan dari ‘Barcelona’. Tidak banyak yang tahu tentang unjuk kerja prosesor desktop AMD yang akan datang (K10 Phenom X2 dan X4) saat ini, namun kita harus mencari tahu dengan cepat apakah ‘Agena’ dan ’Kuma’ ini akan dapat membuat Intel merugi.<br />
Ketika banyak produk AMD yang sukses belakangan ini, maka akan banyak rekannya yang mengikuti jejaknya, sedangkan Intel menjamin bahwa kesuksesan prosesor Core 2 Duo akan menjadi rancangan sempurna bagi sebuah chipset masa depan. Seperti yang mereka katakan, “Inilah yang namanya chipset”.<br />
Prosesor Intel Core 2 Duo adalah prosesor yang sangat efesien, nilai dengan TDP (Thermal Design Power) hanya kurang lebih setengah dari yang digunakan seri Pentium 4/D, dan dalam test pemakaian nyata menunjukkan bahwa sistem komputer yang mempergunakan Intel Core 2 Duo memang menghemat banyak tenaga.<br />
Itu semua memang baik, hal ini sangat mengangkat Intel bukan karena selisih beberapa point kecepatannya, namun karena Core 2 Duo memang lebih cepat dan harganya yang sangat kompetitif. Mungkin nilai dari sebuah prosesor masih seringkali tidak kita perhatikan selama ini. Yang perlu diingat adalah walaupun Extreme Edition dari Intel masih dihargai sangat tinggi, namun masih dipandang sangat pantas untuk inovasi CPU desktop. Bandingkan dengan prosesor AMD yang dengan harga yang relatif sama, Intel tetap masih berada di atasnya.<br />
Jadi sebagaimana telah dibahas di atas, sebenarnya kapankan waktu yang tepat untuk AMD ataupun Intel? Intel masih memenangkan babak ini. Intinya bahwa manuver Intel masih melebihi AMD, juga seluruh generasi prosesor ganda yang ada. Unjuk kerja Core 2 Duo memang sangat memuaskan, itulah sebabnya banyak yang merekomendasikannya.Namun sebelum menutup pembicaraan ini, ada satu hal lagi yang harus diingat. Sepanjang perbandingan kita berdasarkan pada kesetiaan pada merk dan uji unjuk kerja saja, maka tidak akan ada banyak pilihan dari teknologi yang terbaru dan terbaik. Yang terpenting saat ini adalah jika komputer yang Anda pakai sekarang telah mampu memenuhi semua kebutuhan komputasi Anda, maka Anda tidak perlu lagi repot memilih antara Intel dan AMD</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogarif.wordpress.com/191/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogarif.wordpress.com/191/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogarif.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogarif.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogarif.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogarif.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogarif.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogarif.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogarif.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogarif.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogarif.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogarif.wordpress.com/191/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogarif.wordpress.com&blog=4648483&post=191&subd=blogarif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogarif.wordpress.com/2008/09/15/191/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/504b7940bb3bb799ec831ba6258b29ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wahid85</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogarif.files.wordpress.com/2008/09/amdvsintel3.jpeg?w=127" medium="image">
			<media:title type="html">amdvsintel3</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>